The only thing that can touch the heart is sincerity.

booked

Yana Handayana

TEORI SEDIAAN TABLET

BAB I

PENDAHULUAN

 

I.1  Definisi

Tablet adalah sediaan bentuk padat yang mengandung substansi obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatannya, dapat diklasifikasikan sebagai tablet atau tablet kompresi .(USP 26, Hal 2406)

Tablet adalah sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Berdasarkan metode pembuatan dapat digolongkan sebagai tablet cetak dan tablet kempa. (FI IV, Hal 4)

 

I.2  Kriteria Tablet

Suatu tablet harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

1.      Harus mengandung zat aktif dan non aktif yang memenuhi persyaratan;

2.      Harus mengandung zat aktif yang homogen dan stabil;

3.      Keadaan fisik harus cukup kuat terhadap gangguan fisik/mekanik;

4.      Keseragaman bobot dan penampilan harus memenuhi persyaratan;

5.      Waktu hancur dan laju disolusi harus memenuhi persyaratan;

6.      Harus stabil terhadap udara dan suhu lingkungan;

7.      Bebas dari kerusakan fisik;

8.      Stabilitas kimiawi…

View original post 22,193 more words

Advertisements

booked

After the rain.

Cast : Soryong, Daeryong, Yoomi.. (other will be reveal in every chap)

Foreword :

It’s raining. You know that i always hate being alone in a rainy day. And I always remember how you made me think that it can be very fun if it rains.

“Hey, what’s with that face?” He asked,poke my nose.

I kept on staring outside the window and he followed my gaze to the window. “Ahh, the rains ruined your mood.”

I nodded.

He wraped his arm around my shoulder and leaned closer to my ear, “let’s play some game then. Maybe it can help you gaining your mood”.

I moved my gaze to him and he winked at me and smiled cheekily.

“Tch. What are you thinking now? What kind of game you want me to play?”

He pulled me closer and hugged me tightly, “Let’s play truth or dare”.

“So you can take any advantage on me?” i bite his shoulder lightly.

He laughed in my hair. ” i won’t, i promise”, he kissed my hair.

after all,we played the game. As always he won and he force me to cook for him.

At other times, when the rain fell heavily he would ask me to dance with him even though he knew that I’m not good at dancing.

it turned out to be your presence that made me happy even in a stormy day. And all the memories i had with you makes me unable to forget you. I miss you.

I can’t move on. I just can’t.

Logo’s Family~ ( ̄ー ̄)v

This is my cousin video lipsync-ing Rhoma Irama (Indonesian artist) that once performing at Trans TV “Tahan Tawa”.

http://www.youtube.com/watch?v=8eGRxGIUfPc

and here one again he lipsync-ing and acting as Rhoma Irama again XDD

http://www.youtube.com/watch?v=pKSMWnhWqUc

Rate and comment are love~^^

[FF] Lil Thing

huwaaaaaa~ *balik dari peradaban* akhirnya saya kembali membawa cerita~ XDD [mianhae postnya lama >,<;]

tapi drama gitu ceritanya, mudah2an dapat memuaskan…

oia, jgn lupa kasih komen klanjutannya hrs gmn yaa, part 2 nya sdng proses~ so, enjoy yo~^^

—————————-

 

 

Kau tau rasanya? Kini ku terombang ambing dengan perasaan yang tak menentu kini… Apalah yang harus kuperbuat? Aku pun tak tahu…

————————-

 

Maliq n D’Essensial – Lil Thing.

Yap, lagu ini lah yang slalu terngiang saat kuingat dirimu. Kamu bukan siapa-siapa, namun saat sekalinya bertemu bisa membuatku terngiang dan merasa you are the one.

“Yoomi-ya! Bengong mulu, gimana suami lu?” Yanne memecah lamunanku

“Biasa, dia sibuk dgn pkerjaannya, biasa, artis~”

Aku Ah Yoomi, call me Yoomi. Yap, aku istri dari artis yg sdg naik daun akhir2 ini, Park Jay Bum yg lbh sering dikenal Jay Park. Semua wanita senang melihatnya, memikirkan hal indah tentang dirinya, namun tidak bagiku.

 

Hari ini seperti biasa, aku bekerja menjadi CEO management model di Gwangju, saat tiba di apartemen, jay (begitu aku memanggilnya) hanya menuliskan notes di kulkas dia pulang malam. Huufftt, sebenarnya aku sudah tak tahan dengan pernikahan ini, namun aku tak tega buah hati di kandunganku tidak mempunyai ayah saat dia lahir nanti. 5bulan lagi, ya, mudah2an aku bisa kuat.

 

-2am-

Grsskkk. Kurasakan dia duduk di pinggir ranjang.

“Sudah pulang?” Aku bertanya tanpa menoleh ke arahnya

“Yo” jawabnya singkat lalu merebahkan diri disebelahku, kutengok sebentarn, dan, ya, seperti biasa, dia tidur memunggungiku.

Tak ada yang bisa kulakukan.

 

——–

 

“Mi, you should’ve go! Move on dong! Lu jadi istri begitu2 ajah kehidupan lu ga akan maju!” Heeyeol marah-marah, ya, sudah biasa sih dia memarahiku karena pilihan hidupku yang begini

“Ya kan lu juga tau kali kenapa dia begitu” ucap yanne sambil menyodorkan kopi

“Gue tau, cuma ya kan ksian aja gitu, musti nikah cuma kejadian kayak gitu dan akhirnya nyiksa kedua-duanya!” Heeyeol malah marahin yanne juga

“Kejadian apa deh? Kepo dong~ emg dia ama jay napa?” Tanya Jaeya, teman lamaku yang sekarang sudah jadi desaigner terkenal yang baru kembali dari Jepang

 

««« Flashback 4bulan yg lalu

“Ahh~ emmhh~ oh yeahh~ god! Damn it!

“You great honey, mmhh, aahh~

“Again!

“Eesshhh aahhh~

-morning-

“Jebum-aahh~ jebum~” suara ajuhma yang terngiang bagai mimpi

Tok! Tok! Tok! Sreeetttt~

“EOMMONA!!! YAAAAA!!!! PARK JAE BUM!! AH YOO MI!!!! KALIAN SEDANG APA?!!! YA!! IREONA!!!!” Adegan mimpiku berlanjut eommanya jaebum memukul2 anaknya yang topless, wah~ badan jaebum bagus jg, mimpi yang indah, pikirku. Tak lama eommanya pun memukulku, eommomo, mwoya ige? Apho~ saat ku buka mataku penuh, omg! Kenapa aku ada di ranjang jaebum? Dan tidak memakai apa-apa? Astaga! Saat kusadar ini bukan mimpi langsung kutarik selimut untuk menutupi badanku dan badan bawah jaebum yang sempat membuatku merinding dari ujung kepala sampai ujung kaki. Apa yang telah kami lakukan, Tuhan?!

Kamipun di sidang di depan orangtuaku dan orangtua jaebum. Kami telah melakukan dosa besar kemarin malam. Oh Tuhaann~

“Jaebum-ah, kemarin kalian ngapain eh?” Appa jaebum mulai angkat bicara memecah keheningan

“Mm.. Mmmm… Na, na do, molla…” Ucapnya pelan

“Bagaimana bisa kamu gatau?!!” Appaku mulai gusar

“Hhaahhh… Coba kamu ceritakan kemarin kalian ngapain selama appa dan eomma pergi ke rumah nenek” tanya eomma jaebum bijak

“Mianhamnida, jeongmal mianhamnida…. Yang aku ingat sih, kemarin kami membicarakan event hingga suntuk, lalu karena bosan kami pun main game dan pergi minum, lalu aku tak ingat lagi….”

“Kamu ini…!!!!” Appa jaebum mengangkat tangannya tp ditahan istrinya

“Bagaimana dengan kasurnya?” Tanya eommaku dengan wajah cemas

“A… Ada…” Jawab eomma jaebum penuh sesal

“Hhhmmmm” semua menghela nafas

“Tak ada jalan lain. Anakmu harus bertanggungjawab Park-nim” appaku memandang appa jaebum dengan tegas dibalas anggukan appa jaebum, dan akhirnya 1bulan kemudianpun kami pun menikah, sejalan dari kejadian itu hingga 2minggu berikutnya aku tidak haid, dpt dipastikan aku hamil, ya, anak Jay…

»»» Flashback end

 

“Jadi kalian tu gada saling cinta sebenernya?” Jaeya penasaran

“Ya begitulah, saat kami menikahpun banyak yang tersakiti…” Jawabku sambil melirik pemilik kafe

“Eommo, hoksi…..” Akupun mengangguk

Kim jaejoong, pemilik kafe ini adalah kecenganku dulu. Tidak, kecenganku hingga kini, hingga anak dalam kandunganku ini ada sekarang! Dan aku masih percaya bahwa he’s the one! Am I nuts? Lemme be then. Entah apa yang ada dipikiranku. Dia adalah teman satu kelas saat kuliah dulu. Kami kenal dan hanya sebatas itu. Namun, setiap kali ku menatapnya, dia memberi arti, setiap dia memandangku, ada getaran tersendiri yang menyelubungi hatiku, walau sebenarnya aku tidak pernah ada pikiran bahwa akan suka padanya.  Like maliq’s song “lil thing”, yap, dunno what made me feel like he’s the one. Walaupun waktu itu aku punya pacar, dia pun demikian, namun perasaan yang berkata bahwa he’s the one tidak pernah hilang…

May I believe this feeling? Why am I so admire him? Kim jaejoong, mianhae saranghae…

———————–

 

Setelah kejadian itupun aku hanya bisa berpikir saat-saat indah brsama jaejoong saat kuliah dulu. Acara yang diadakan universitas yang membuat kami lebih dekat dari hanya sekedar kenal. Jay pun pernah manggung saat acara itu, walau saat itu dia masih bersama grupnya, 2pm. Hyunseul, teman kuliahku,suka sekali dengan jay, memang saat masa keemasan 2pm dgn again and againnya sempat membuat heboh Korea. Namun saat pemberitahuan jay keluar dari 2pm membuat hyunseul menjadi sebal dan berbalik membenci jay, walau masih ada serpihan suka dalam hati kecilnya, ya, hyunseul mantan jay saat sma-nya dulu.

Jaejoong yang waktu itu masih aktif dalam tvxq menjadi idola banyak orang. Aku hanya kagum, walau keyakinan he’s the one tetap ada. Jaejoong, aku memandangi fotonya bersamaku saat acara itu berakhir..

“Yoomi-ya, sedang apa?” Kudengar jay memanggilku dari ruang tengah, kuusap dan kutahan tangisku, pasang senyum, hap!

“Waeyo, jay?” Jawabku sambil berjalan ke ruang tengah

“Ani, geunyang….. Itu.. Jaejoong bukan?” Telunjuknya menghadap ke arah tv

OMG. Mengapa di saat seperti ini….. Aku tidak pernah berpikir bahwa jaejoong akan kembali bernyanyi dan menghiasi layar kaca. JYJ. Begitulah grupnya kini, walau tvxq tetap bertahan dengan uknow dan max di dalamnya. Jaejoong, kim jaejoong. Cukup sudah, aku tak tahan lagi

“Kenapa berdiri saja? Sin….. Ya! Yoomi-ya~ kok malah nangis?

Tak sadar ternyata tangisanku lepas disaat seperti ini. Maafkan aku jay, aku istri yang kejam…..

*to be continue*

NEW ACCOUNT~~~ (≧◡≦)

i’ve been so long of write some fiction story to tell, but i’ve made new account for another genre kkkkkk

you can see my ridiculous story about kpop and it’s all fiction.

see my insane story at:

KPOPNUAING.WORDPRESS.COM

 

hope you guys enjoyed my story in this blog and my another account hehehe

PEACE!

Protected: [FF] Can U Smile? (ONESHOT)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Enter your password to view comments.